Skip to content
Maret 31, 2011 / jual biji jabon

Kayu Jabon:bernilai ekonomis dan penghijauan

SEMARANG, KOMPAS.com — Untuk membantu usaha konservasi lingkungan di kawasan dataran tinggi Gunung Sumbing di Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah, saat ini digunakan jenis tanaman pohon kayu jabon (Anthocepalus cadamba). Kayu jabon ini sangat cocok dengan kondisi lahan di Temanggung, nantinya kelak akan menggantikan pohon albasia, yang kini banyak mati karena penyakit tumor dan hama ulat kantong.

Kepala Dinas Perkebunan Provinsi Jawa Tengah, Teguh Winarno, Kamis (10/2/2011) mengatakan, uji coba penanaman kayu jabon masih tahap memperbanyak benih kayu jabon. Kayu jenis ini sangat dibutuhkan industri pengolahan kayu lapis, terutama untuk keperluan bahan baku plywood.

Pengembangan penanamam kayu jabon punya fungsi ganda. Disamping sebagai pohon untuk memulihkan lingkungan, juga pohon ini punya nilai ekonomi tinggi. Diversifikasi tanaman tembakau di Temanggung, tidak hanya dengan tanaman kayu keras, tapi juga pohon kopi dan tanaman vanili.

Kepala Bagian Perekonomian Kabupaten Temanggung, Sabdo Yuliarso, mengatakan, tanaman kayu jabon yang dikembangkan di daerah ini berasal dari benih Kalimantan. Sudah ada perusahaan pengolahan kayu yang siap menyediakan benih kayu jabon. Benih kayu jabon didatangkan dari Kalimantan, kemudian diperbanyak di Temanggung.

“Keunggulan kayu jabon ini di banding albasia, umur lebih pendek dan lebih tahan hama. Dalam masa tanam tiga tahun, kayu jabon ini tinggi pohon bisa 13 meter dengan diameter pohonnya mencapai 30 sentimeter. Beda dengan kayu albasia yang harus menunggu lima tahun baru panen,” kata Sabdo Yuliarso.

Kualitas kayu jabon yang baik, berasal dari kawasan Borneo, Kalimantan. Kayu ini memiliki kelebihan dibanding albasia. Kalau kayu albasia tidak memiliki motif, serat kayunya polos putih. Tidak demikian dengan kayu jabon. Kayu jabon setelah diolah,  muncul motif sehingga banyak disukai oleh kalangan industri mebel.

Dari segi nilai ekonomisnya, kayu jabon yang siap panen harga per kubiknya bisa mencapai Rp 1,2 juta hingga Rp 1,4 juta. Jenis kayunya pun lebih ringan. Bandingkan dengan harga kayu albasia terpaut jauh, kayu albasia paling mahal per kubiknya hanya Rp 900.000. Wabah penyakit tumor, yang menyebabkan tanaman albasia umur 2-3 tahun, tidak lagi mulus. Pohon banyak yang berlubang, timbul akibat titik batangnya membusuk.

Kepala Bagian Humas Kabupaten Temanggung, Anteng Ujiani, salah satu upaya untuk meningkatkan pendapatan asli daerah yakni dengan pengembangan diversifikasi tanaman nontembakau. Bila upaya itu berhasil, tidak hanya petani menikmati hasilnya, tapi juga daerah juga terdogkrak pendapatan hingga Rp 3 miliar pada 2011.

  1. suyitno / Sep 22 2011 9:06 am

    saya tertarik untuk investasi dan saya memiliki lahan kosong 600m2 di daerah serang banten ingin di tanami pohon Jabon/sengon di mana bisa membeli bibitnya

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: