Skip to content
Agustus 4, 2010 / jual biji jabon

Jabon di lahan gambut

Bapak Rizal dari WWF Indonesia.

^^ Jabon usia 3 tahun di Lahan Berair payau bisa tumbuh Normal

Jabon ditanam di lahan gambut?adalah pertanyaan yang ditanyakan sebagian rekan – rekan yang ada di Kalimantan dan sebagian Sumatera.karena mereka penasaran apakah bisa dengan ph tanah antara 4 sd 5 ,adalah cenderung asam ( normalnnya 5,5 sd 7 ).oleh karena itulah kami diskusikan dengan salah satu rekan kami Bapak Krishnadi Pryana,( mantan Dir Umum Hendratna Plywood ,Banjarmasin) yang pernah mengembangkan jabon sejak tahun 2003 sd 2007 dengan pola penanaman pohon berbasis masyarakat di Kalimantan Selatan,antara lain di Kab Tanah laut. Berdasarkan pengalaman beliau ternyata JABON sangat bagus ditanam di lahan gambut maupun rawa,karena tanahnya lunak dan bawahnya mengandung banyak air,karena jabon mengandung banyak akar serabut,sangat mudah menyebar diantara sela Tanah gambut maupun rawa, padahal ditanah ber PH rendah,tanaman sengon yang juga di uji coba tumbuhnya lambat,tetapi Jabon yang diuji coba bahkan didekat air payau usia 3 tahun bisa mencapai diameter 25 cm! ,oleh karena itulah para rekan yang punya lahan di daerah rawa atau gambut ber PH rendah jangan yang ingin menanam bibit jabon jangan Takut menanam Jabon,sudah teruji bagus ditanam di lahan gambut.

a.ket ( foto dari album Community based tree planting of hendratna plywood-Krishnadi )

b.Moratorium ( Jeda Tebang Hutan Alam akan meningkatkan Nilai hutan Rakyat,Antara lain Jabon )

Juli 25, 2010 / jual biji jabon

Penyemaian Benih Jabon

penggunaan plastik dan paranet semasa tabur
sungkup dibuka agar kelembaban berkurang,jamur juga berkurang

Menyemai benih jabon itu susah,,barangkali itulah keluhan para sahabat yang baru pertama kali mencoba menyemaikan benih jabon,memang adakalanya agak sulit,tetapi bila kita berusaha dengan telaten.maka insyaallah menyemai benih jabon tidaklah sesulit yang dibayangkan.

berikut ada berapa tips untuk menyemai benih jabon agar kita bisa melakukan budidaya jabon dengan hemat :
1. benih jabon punya daya tahan maksimal satu tahun,tapi yang benar benar fresh adalah yang
disimpan dibawah 6 bulan.
2. penyimpanan hendaknya di media yang kedap udara,(plastik) karena kelembaban tinggi akan
menurunkan viabilitasnya.
3. Pilihlah terutama dari indukan yang berusia diatas 10 tahun,agar daya tahan tinggi.
4.media semai yang terbaik menurut kami adalah lumpur sawah dicampur pasir ayakan halus
yang sudah di sterilisasi.
5. jamur,adalah musuh utama dalam perkecambahan,cara mengatasinya adalah hanya
melakukan penyiraman di pagi hari dan penggunaan fungisida 4 hari atau 7 hari sekali
.sungkup perlu dibuka tiap pagi di hari ke 20 setelah tabur,atau 4 hari setelah semai.cahaya
matahari akan mengurangi kelembaban dan jamur.

lebih jelas lagi,bila mengambil benih jabon/atau biji jabon dari kami,akan kami sertakan cara penyemaian benih jabon yang lengkap,disertai dengan foto warna,,jangan tergiur dengan benih murah yang tidak jelas asal usulnya,kami menyediakan benih jabon dengan harga antara 80 rb-sd 200 rb per ons,banyak rekan kami yang menyemaikan berdasarkan petunjuk semai kami 85 persen berhasil,,kuncinya adalah ketelatenan,terus belajar dan jangan menyerah.selamat mencoba

Siapa bilang menyemai jabon itu susah ?

_qoptions={
qacct:”p-78F-4NthJGjqs”
};

Quantcast

Juli 22, 2010 / jual biji jabon

HAMA ULAT JABON

satu lagi ditemukan hama jabon,akibat cuaca panas hujan silih berganti,ulat grayak menyerang jabon,walau masih skala kecil,dan tertentu lokasinya sangat mengganggu.bisa diatasi dengan pestisida aktif,seperti rizotin 100 ec,ditambah perekat dan penembus.bagus lagi ditambah npk daun dan zpt,agar daun cepat tumbuh lagi terutama dibagian pupus agar jangan sampai pupus termakan.
oleh karena itulah penanaman jabon kita sarankan,minimal 10 persen dengan tanaman pengusir hama,seperti mimba,suren,mahoni,mindi dsb. berikut adalah FOTO ULAT JABON

www.jabonkendal.wordpress.com

Juli 19, 2010 / jual biji jabon

Jabon: Laba Segar Masa Depan

Banyak tetangga mencibir ketika Hendrikus Setiawan menanam 1.250 bibit jabon
Umur 1 tahun. pada musim hujan Desember 2003. “Untuk apa menanam jabon,
kayunya tak laku,” ujar seorang tetangga seperti diulangi Setiawan. Lima tahun berselang, beberapa pengepul datang menawar. Setiawan pun memanen 1.000 pohon berumur 6 tahun dan mengantongi omzet Rp300-juta.

Tinggi pohon berumur 6 tahun itu 30—40 mdan berdiameter rata-rata 40 cm. Harga jualRp300.000 per pohon relatif murah karena ketika itu Setiawan sedang memerlukan uang dalam jumlah besar. Sebelumnya, pada 2006 pekebun di Desa Bendo, Kecamatan Wajak, Kabupaten Malang, Provinsi Jawa Timur, itu menjarangkan 112 pohon yang memberikan Rp30-juta. Dari total 1.250 bibit yang ia budidayakan, 138 bibit di antaranya mati
sepekan setelah penanaman. Menurut sulung 3 bersaudara itu biaya selama 6 tahun mencapai R13-juta.Masih asing mendengar nama kayu jabon? Pohon anggota famili Rubiaceae itu saat ini memang tak sepopuler jati, meranti,atau sengon. Pekebun di
berbagai daerah seperti Cianjur dan Sukabumi,Provinsi Jawa Barat,Cilacap dan Banyumas,Kendal (Jawa Tengah), serta
Kediri (Jawa Timur) baru beramai-ramai menanam jabon sejak 2008. Artinya umur pohon mereka,pada saat ini 1—2 tahun. Wajar jika masih jarang pekebun yang memanen jabon hasil budidaya.
Saat ini penjualan kayu jabon ke produsen kayu sebagian besar berasal dari pohon yang tumbuh liar di pekarangan.Berbondong-bondong Dua tahun terakhir, masyarakat di berbagai
daerah berbondong-bondong membudidayakan
jabon Anthocephalus cadamba. Maraknya
penanaman jabon tampak dari lonjakan penjualan
bibit. Trubus menghubungi 10 penyedia bibit jabon.
Penjualan bibit mereka dalam 2 tahun terakhir
melonjak pesat. PT Silva Tropika Kultur di Citeureup,
Kabupaten Bogor, Jawa Barat, misalnya, rata-rata
menjual 3.000 bibit per bulan pada 2010. Menurut
Meli Herawati dari PT Silva Tropika Kultur setahun
sebelumnya volume penjualan rata-rata hanya
500 bibit per bulan.
Hadi Parmono, penjual bibit di Desa Pingit,
Kecamatan Pringsurat, Kabupaten Temanggung,
Jawa Tengah, sanggup menjual 1.000 bibit sepekan.
Pada Maret 2010, ketika ia mulai berniaga bibit
jabon, volume penjualan baru 1.000 bibit per
3 pekan.
Menurut Dr Ir Sri Rahayu MP, ahli Patologi
Hutan Universitas Gadjah Mada, para pekebun
membudidayakan jabon, ketika sengon
terserang karat tumor. Penyakit akibat cendawan
Uromycladium tepperianum meluluhlantakkan
sengon di berbagai sentra. Di Kabupaten
Banjarnegara, Purbalingga, Temanggung, dan
Wonosobo—semua di Provinsi Jawa Tengah—
tercatat luas serangan 9.604 ha atau sepertiga
dari total luas tanam. “Sengon tak bisa
dipaksakan untuk ditanam terus dalam
kondisi penyebaran penyakit karat tumor
seperti sekarang,” kata Sri Rahayu.

Karat tumor pertama kali ditemukan di
Indonesia pada 1996 atau 125 tahun sejak
penanaman sengon pertama kali di Kebun Raya
Bogor pada 1871. Sengon berasal dari Pulau
Seram, Provinsi Maluku. Menurut Dr Ir Eko Bhakti
Hardiyanto, dosen Fakultas Kehutanan Universitas
Gadjah Mada, serangan hama atau penyakit secara
besar-besaran tergantung spesies organisme
pengganggu tanaman dan spesies pohon.
Saat ini siapa pun sulit memprediksi
kemungkinan terjadinya ledakan penyakit pada
jabon. Eko mengatakan beberapa faktor yang
mempengaruhi ledakan penyakit adalah mobilisasi
organisme penyebab penyakit, jarak antarlahan
jabon, agroklimat, dan lingkungan. Sementara itu
Dra Ila Anggraini, peneliti hama dan penyakit dari
Pusat Penelitian dan Pengembangan Kehutanan
Bogor, mengatakan saat ini jabon relatif tahan
organisme pengganggu. Jika terdapat serangan pun
masih sporadis. Menurut Sri Rahayu kemungkinan
penyakit karat tumor pada sengon tidak menyerang
jabon karena spesies keduanya berbeda.
Tiga kali panen
Pertumbuhan tanaman yang cepat menjadi
daya tarik bagi pekebun. Menurut Dr Ir Irdika
Mansur MForSc, dosen di Departemen Silvikultur
Fakultas Kehutanan Institut Pertanian Bogor, riap tumbuh jabon 7—10 cm per tahun (lihat infografis).
Keistimewaan lain, “Jabon itu tanam satu kali
bisa 2—3 kali panen. Jabon setelah ditebang akan
bertunas kembali. Tunas tumbuh sangat cepat dan
kalau dibiarkan akan jadi pohon yang siap tebang
dalam waktu yang lebih pendek karena akar induk
yang ditebang sudah luas dan dalam dibanding
tanaman baru dari bibit,” ujar Irdika.
Irdika yang juga peneliti Seameo Biotrop
(Southeast Asian Regional Center for Tropical
Biology) pernah memanen sebuah pohon jabon.
Ketika tunggul atau bekas tebangan itu dibiarkan,
kemudian tumbuh menjadi pohon baru. Namun, ia
belum menyaksikan tanaman “generasi kedua” itu
panen.
Selain itu pohon anggota famili kopi-kopian itu
juga multiguna antara lain sebagai bahan baku
kayulapis, papan blok, korek api, dan mainan.
Menurut Sukandar dari PT Sumber Graha Sejahtera,
produsen kayu di Tangerang, Provinsi Banten, tekstur
jabon yang halus, arah serat lurus, dan berwarna
merah sehingga terkesan mahal. “Dulu jabon
tak dilirik karena jenis-jenis kayu seperti meranti
masih tersedia banyak. Sekarang (meranti) sudah
habis. Agar bisa bertahan, industri menyesuaikan
teknologi dengan menggunakan mesin yang bisa
mengolah jenis kayu apa pun,” kata Dr Ir Bambang
Sukmananto, direktur Bina Pengolahan dan
Pemasaran Hasil Hutan, Kementerian Kehutanan.
Bambang mengatakan kayu lapis jabon tak
kalah berkualitas dibanding kayu-kayu lain. Dengan
kelebihan itu, jabon dapat berfungsi sebagai
face (bagian kayu lapis yang di depan) atau back
(belakang) dalam industri kayulapis dan papan blok.
Sementara itu industri kayu memanfaatkan sengon
hanya sebagai core (bagian tengah). Menurut
Prof Dr Ir Surdiding Efendi dari Fakultas Kehutanan
Institut Pertanian Bogor, jabon mempunyai prospek untuk dikembangkan di hutan tanaman industri,
karena kayunya cocok untuk berbagai penggunaan,
khususnya sebagai bahan baku vinir dan kayulapis.
Terbatas
Selain itu kayu jabon mudah dibuat vinir tanpa
perlakuan pendahuluan dengan sudut kupas
92 derajat untuk tebal vinir 1,5 mm. Dengan
seabrek keistimewaan itu pantas jika banyak
industri kayu berharap pada jabon. Perusahaan yang
mengolah kayu jabon antara lain PT Serayu Makmur
Kayuindo (SMK) yang mengelola total 3 pabrik,
masing-masing sebuah pabrik di Kabupaten
Lumajang, Provinsi Jawa Timur, Banjarnegara (Jawa
Tengah), dan Cirebon (Jawa Barat). Menurut Priyono
dari SMK, dari ketiga pabrik baru di Lumajang yang
sudah mengolah jabon.
Sebab, pasokan kayu jabon memang terbatas
dan baru ada di daerah Lumajang. Priyono
mengatakan bahwa Sumber Makmur Kayuindo
di Lumajang memerlukan 99 m3 kayu jabon per
hari. Namun, akibat terbatasnya pasokan baru
terpenuhi 9 m3 per hari. Jika pasokan memadai,
kebutuhan kayu kerabat kopi itu makin meningkat.
Sebagai gambaran kebutuhan pabrik di Desa
Rawaurip, Kecamatan Kanci, Kabupaten Cirebon,
juga mencapai 99 m3 per hari. Industri lain
yang memerlukan jabon adalah PT Kutai Timber
Indonesia.
Perusahaan itu sejak 2006 menjalin kemitraan
dengan pekebun di Kecamatan Krucil dan Tritis,
Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur. Hingga kini
Bibit jabon hasil perbanyakan
dengan teknologi kultur
jaringan. Lokasi: Laboratorium
Kultur Jaringan Seameo
Biotrop, Bogor, Jawa Barat
Jabon berumur 3 tahun
berdiameter 30 cm. Lokasi
di Desa Sempuhgembol,
Kecamatan Wonomerto,
Kabupaten Probolinggo
Pertumbuhan Jabon
Tanah Subur
Tanah Tidak Subur
Sumber: Perum Perhutani
Trubus 488 – Juli 2010/XLI 15
perusahaan itu menanam setidaknya 1-juta pohon
yang akan panen pada 2—3 tahun mendatang.
Menurut Agus Setiawan SHut dari PT Kutai Timber
Indonesia (KTI), pasokan jabon masih sangat
terbatas, 2—10 m3 per sekali kirim. KTI membeli kayu
berdiameter 30 cm Rp1-juta per m3. Itu harga beli
di lokasi pabrik yang lebih tinggi ketimbang harga
sengon.
Dengan diameter sama, perusahaan berumur
36 tahun itu membeli sengon Rp700.000/m3. KTI
mengolah kayu jabon itu sebagai kayu lapis dan
papan blok yang diminati Jepang. Negeri Matahari
Terbit itu rawan gempa sehingga memilih bahan
papan yang ringan seperti jabon. Setiap bulan
KTI memerlukan 45.000 m3 kayu. “Kami siap
menampung berapa pun pasokan jabon,” kata Capt
M Sain Latief dari PT Kutai Timber Indonesia.
PT Sekawan Sumber Sejahtera, industri di
Temanggung, Jawa Tengah, yang kini bermitra
dengan para pekebun juga mengharap pasokan
jabon secara rutin. Jika saat ini ada pasokan
jabon, PT Sekawan Sumber Sejahtera siap
menerima. Krishna Pryana dari PT Sekawan Sumber
Sejahtera menetapkan harga beli di lokasi pabrik
Rp540.000—Rp1,1-juta per m3 tergantung diameter
dan panjang kayu. Sebagai gambaran harga kayu
berdiameter 20—24 cm dan sepanjang 130 cm
mencapai Rp740.000; diameter minimal 50 cm dan
sepanjang 260 cm, Rp1,1-juta per m3.
Menurut Krishna, perusahaannya lebih
memilih kayu jabon berdiameter 25—29 cm
(harga di pabrik Rp820.000 per m3) dan diameter
30—39 (Rp920.000 per m3) dan sepanjang 260 cm.
Kebutuhan kayu PT Sekawan Sumber Sejahtera
mencapai 6.000 m3 per bulan. Kebutuhan itu
setara 30 ha jika populasi mencapai 400 pohon
per ha (setelah penjarangan) dan dipanen pada
umur 6 tahun. Itu jika volume produksi hanya
0,5 m3 per pohon.
Serapan pasar
Dua tahun terakhir masyarakat bergairah
mengebunkan jabon. Sayang, tak tersedia data
luas tanam jabon per tahun sehingga sulit
memprediksi volume panen. Luas penanaman dari
yang berskala kecil hingga sangat luas. Kingkin Suroso SE, Komandan Pusat Polisi Militer Angkatan
Laut (Puspomal), menanam 2.000 jabon di areal
kantor Puspomal, Jakarta Utara seluas 5 ha. Aat
Aminuddin dan pekebun lain di Cisokan, Kabupaten
Cianjur, Jawa Barat, menanam jabon seluas 272 ha.
Populasi per ha mencapai 1.000 bibit yang kini
berumur 6 bulan. Di berbagai daerah, antusiasme
menanam jabon juga tampak.
Artinya 5—6 tahun ke depan, mereka mulai
panen. Pasar sanggup menampung produksi
mereka? “Kurang malah. Kayu itu tak dapat
tergantikan dengan plastik atau besi sekali pun.
Kebutuhan manusia akan kayu terus meningkat,”
kata Krishna Pryana. Agus Setiawan dari PT Kutai
Timber Indonesia juga sepakat, pasar sanggup
menyerap jabon. Ia menggambarkan ketika
pekebun ramai membudidayakan sengon,
harganya justru terus meningkat. Jika 10 tahun lalu
harga sengon Rp100.000, kini melonjak menjadi
Rp700.000 per m3.
Dr Irdika Mansur MForSc, ahli silvikultur,
mengatakan harga kayu memang cenderung
naik karena kelangkaan, jarak, dan inflasi. Kayu
cenderung langka sehingga harganya pun kian
meningkat. Itulah sebabnya, untuk menyiasatinya
Sukandar mengatakan bahwa industrilah yang kini
menyesuaikan mesin dengan ketersediaan kayu.
Dulu sebaliknya, kayu harus menyesuaikan dengan
mesin. Namun, menurut Sukandar untuk mengolah
jabon, industri tak perlu mengganti mesin yang
selama ini dimanfaatkan untuk mengolah sengon.
Dengan demikian, “Menanam jabon tak ada
ruginya. Jika dana pembelian 1.000 bibit untuk
lahan sehektar Rp3,5-juta kita taruh di bank, 5 tahun
lagi menjadi berapa? Bandingkan jika menanam
jabon, dengan harga jual minimal Rp100.000
per pohon, petani memperoleh Rp100-juta,” kata
Irdika. Harga Rp100.000 per pohon itu berdasar
pengalaman Irdika yang menebang sebuah pohon
berumur 3 tahun. Pengepul membeli pohon
muda itu Rp100.000. “Tak ada kata rugi, yang ada
keuntungan berkurang,” kata Irdika yang kini getol
mengkampanyekan penanaman jabon. Menanam
jabon sekarang, laba segar masa depan.( trubus,Juli 2010 )

Juli 9, 2010 / jual biji jabon

TERIMA SEMAI JABON SISTEM PESAN


KAMI JUGA MENERIMA PEMESANAN BIBIT JABON,DENGAN HARGA SANGAT MURAH DAN BERKUALITAS
PEMESANAN MINIMAL 10 RIBU BATANG, JUGA MENYEDIAKAN BENIH JABON SOSISAN,SEMAIAN,BIJI JABON,JUGA MENAMPUNG PENJUALAN LOG KAYU JABON.
( kami menerima kayu jabon asli )
HUB : ARDHA P
081328519551
JANGAN TAKUT TANAM JABON..

Juni 28, 2010 / jual biji jabon

JABON DI PT SMK


BACA LIPUTAN TENTANG KAMI,DI RUBRIK FOKUS,UNTUK LENGKAPNYA,DI MAJALAH TRUBUS,EDISI JULI 2010, HAL 10 SD 27,,BUKTI KREDIBILITAS KAMI.
^^ Kayu Yang Dipangkas Batangnya
^^ Kayu Jabon yang tidak dipangkas

Dari Hasil Percobaan yang di Lakukan di PT Serayu Makmur Kayuindo ,Banjarnegara Jawa Tengah,Ternyata Tanaman jabon yang di Purning dahan sampingnya ( Pangkas ),hasilnya Diameter Kayu usia 5,5 Tahun Sekitar 35 cm,Tinggi Tanaman + 18 m,sedangkan yang di Pangkas Batangnya ,tinggi sama,sementara diameter sekitar 25 cm,karena itulah,kami menyarankan agar pemangkasan maksimal sampai setinggi 3 meter saja,disamping itu,tanaman yang di Pangkas akan menghasilkan mata kayu yang masuk kedalam batang tanaman sehingga kualitas kayu cenderung menurun.Selain itu bila kita menanam jabon di akhir musim hujan ,bilamana tanaman belum kuat bisa memakai infus bambu atau botol air mineral,diberi lubang sebesar jarum,sehingga tetesan air bisa bertahan lama dan mampu menahan air, Tanaman intercropping(penutup tanah ) seperti bangsa kacang- kacangan,orok2,dsb sangat membantu menjaga kelembaban tanah.
(apt-21 )

Juni 24, 2010 / jual biji jabon

BERTANAM JABON,LABA SEGAR MASA DEPAN


Selamatkan Hutan Indonesia Selamatkan Hutan Dunia
CARA INVESTASI

Ya, dengan uang muka 5 juta Anda sudah mulai investasi Kayu Jabon seluas 1 Hektar dengan pola bagi hasil dan sisanya
diangsur 416 ribu rupiah per bulan selama 36 bulan

Kami tawarkan dengan

KONSEP SYARIAH Adapun investasi tanaman kayu Jabon ini di tawarkan dengan konsep BAGI HASIL dengan skim sebagai berikut : Investor = 50 % Desa (Pemilik lahan) = 10 % Petani penggarap = 30 % Pengelola CV. SJI = 10 % Total = 100 %


DENGAN ASUMSI AKAN MENGHASILKAN SEKITAR 500 M3 (HARGA 6 TAHUN KEDEPAN DIPERKIRAKAN SEKITAR 1000.000 RUPIAH
PER M3), DARI 600 POHON JABON,
SEHINGGA DALAM 6 TAHUN
MENGHASILKAN ± 500 JUTA RUPIAH


BEBAN DIPERKIRAKAN 40 PERSEN
( BIAYA TEBANG, TRANSPORT KE PABRIK, ZAKAT, PAJAK, DSB) DARI 500 JUTA,SEHINGGA HASIL BERSIH DIPERKIRAKAN MENCAPAI 300 JUTA RUPIAH
DALAM 6 TAHUN
HAK INVESTOR ADALAH 50 PERSEN HASIL BERSIH DARI 300 JUTA ATAU SEKITAR 150 JUTA RUPIAH
(ASUMSI TERENDAH)
Berdasarkan pengalaman Team CV. SJI, dengan hasil yang diperoleh diatas 500 M3 dan hasilnya di atas 500 juta sehingga hak investorpun tentunya akan di atas 150 Juta,atau sama dengan Return of Investment ( ROI ) 750 % selama 6 tahun
Sampai Maret 2010 telah ditanam 250 Ha dengan 35 kelompok petani penggarap di Kab. Pemalang dan Kab. Cilacap.Kab Batang,dan Kab Kendal,Jawa Tengah

TUNGGU APA LAGI,LAHAN SUDAH TERTANAMI,SUDAH ADA TANAMAN YG BERUSIA 3 SD 6 BULAN,JADI BUKAN LAHAN KOSONG YANG AKAN KITA KERJASAMAKAN TETAPI LAHAN YANG SUDAH ADA TANAMAN JABON DENGAN USIA 3 SD 6 BULAN.
BAHKAN DARI MAJALAH TRUBUS JUGA SUDAH DATANG KETEMPAT KAMI UNTUK MENINJAU LOKASI KAMI (TUNGGU DI TRUBUS EDISI JULI 2010,DI RUBRIK FOKUS )
SEGERA HUB : PERWAKILAN CV SJI CABANG KENDAL .

KAMI MENANAM SAAT INI SEDANG MELAKUKAN PENANAMAN LAGI SELUAS 100 HA DI PINGGIRAN KOTA TASIKMALAYA,PRINSIP KAMI LAHAN YANG KAMI KERJASAMAKAN ADALAH SEPARUH ,SEDANGKAN SEPARONYA LAGI KAMI GUNAKAN SEBAGAI CADANGAN ATAU PENYANGGA !
SAAT INI KAMI TELAH BERMITRA DENGAN SEKITAR 60 ORANG INVESTOR,DENGAN LUAS LAHAN 110 HA,JADI LAHAN YANG TERSEDIA TINGGAL 40 HEKTAR LAGI..KENAPA? KARENA KAMI MENANAM BUAT KAMI SENDIRI YANG TIDAK KAMI KERJASAMAKAN ADALAH SELUAS 150 HEKTAR,,SO NGAPAIN TAKUT?


KAMI JUGA MENYEDIAKAN ANEKA BIBIT JABON SOSIS,BENIH/BIJI JABON,BIBIT UNGGUL SIAP TANAM DENGAN HARGA BERSAING
A.N ARDHA PRIMATOPAN
HP .081328519551  EMAIL :JABONJAWA18@GMAIL.COM
085727944921

April 7, 2010 / jual biji jabon

INVESTASI KEBUN JABON

                                                     Pohon Jabon Usia 18 bulan

Memuat Bibit Jabon ( penataan)
Perawatan Bibit Jabon
Pembesaran Batang Bibit Jabon
Bibit Yang Baru Dipindah Dari “Sosisan”
Hamparan Jabon Liar Di Kalimantan ( dari Album Krishnadi Pryana,Mantan Dir Umim Hendratna Plywood Kalimantan,sekarang GM PT Sekawan Sumber

,


Jabon ditanam diantara padang ilalang,Lokasi Kalsel ( dari album krishnadi Pryana )

Masih Tersedia Lahan untuk berinvestasi kayu jabon bagi anda yang tidak memiliki waktu dan lahan ,Tanaman jabon sudah tertanami di lahan,lokasi di Kendal,Pemalang,dan cilacap ( sementara ini di Kendal sudah habis di borong ).biaya antara  20 juta.bisa diangsur selama 3 tahun.Minimal uang muka 5 juta rupiah,sisanya diangsur secara fleksibel.
Pemasaran kayunya juga sudah ditampung oleh perusahaan,,pengalaman rekan kami yang pernah panen,per ha mendapat hasil bersih 300 juta dalam 5 tahun.nyata
saat ini masih tersedia 50 ha lahan.sistem investasi 50:30;10:10 antara investor,pemilik lahan,cv pengelola dan kelompok tani.
bagi anda yang berminat silakan hub:
Ardha Primatopan >Manager Marketing CV Saham Jabon Wil JawaTengah
HP 081328519551
atau Via email di jabonjawa18@gmail.com,dengan mencantumkan nama dan alamat anda.contoh perjanjian akan kami kirim.
investasi nyata dan sudah 30 investor bergabung

JUGA MENYEDIAKAN BIJI JABON UNGGUL DAN BIBIT UNGGUL JABON
SEDIA JUGA BENIH TABURAN,BENIH SOSIS JABON ATAU PEMESANAN BIJI TABURAN

CONTOH PERJANJIAN BISA ANDA LIHAT DI LAMAN SAMPING KANAN !!!!!
PERHATIAN…PERJANJIAN ADALAH SETELAH LAHAN TERTANAMI DAN KAMILAH YANG MENANAMINYA PERTAMA,JADI INI BISNIS NYATA DAN ASLI
SEGERA AMBIL KESEMPATAN.

PENJUALAN KAYU KAMI SIAP TAMPUNG,DENGAN HARGA SANGAT EKONOMIS

KAMI JUGA MENYEDIAKAN LAHAN DENGAN SISTEM SEWA,DIMANA LAHAN TERSEBUT SUDAH TERTANAMI JABON DENGAN TANAMAN JABON,UNTUK PENGAWASAN BISA DIKELOLA KELOMPOK TANI.

KAMI HANYA MELAYANI ORANG YANG SERIUS INGIN BERINVESTASI,MOHON MAAF,,BAGI ANDA YANG RAGU – RAGU SILAHKAN MUNDUR…

Maret 9, 2010 / jual biji jabon

ANEKA BENIH JABON

benih jabon siap kirim
benih jabon unggul,bisa beli per ons
jabon kecil usia 2 bulan dari biji,,paket hemat.siap kirim ke seluruh indonesia raya


demi memenuhi permintaan benih jabon,akhirnya kami lepas cara benih jabon beserta cara penanamannya.
1.biji jabon standar kami,dengan tingkat perkecambahan per ons antara 2000 sd 20.000,
anda bisa coba minimal 1 ons ,,
2.BENIH JABON TABURAN PAKET HEMAT,,Dikemas dalam peket storyfoam ,isi antara 1000 sd 10.000 bibit.EFEKTIF DAN EKONOMIS UNTUK PENGIRIMAN JARAK JAUH ATAU LUAR PULAU,,anda bisa memesan sekitar 1 bulan sebelumnya ,karena sekarang belum ready stock.
cara pemindahan cabutan anda tunggu dan dirawat sampai sekitar setinggi 2 sd 3 cm dan berdaun 4,disiram memakai sprayer dan dicampur fungisida antrakol dosis rendah(menghindari jamur).
kemudian cukup di cuplik bagian bawah akarnya memakai bilah bambu dan dipindahkan ke media polybag sedang diameter minimal 8 sd 12 cm ,awas diparanet dulu paling tidak sampai 1 bulan,jabon pindahan dari cabutan belum kuat panas,pemindahan efektif di sore hari.penyiraman sehari 2 kali.bersihkan kalau ada gulma.dalam waktu sekitar 3 bulan jabon siap tanam.gunakan pupuk dan antrakol serta pestisida guna mencegah penyakit jamur dan ulat,
sekian

Untuk wilayah Jawa Timur,Kami Juga Menyediakan Agen Di Kediri,jadi Untuk Pengiriman Jangan Takut,

2.PENAWARAN INVESTASI JABON,BIAYA HEMAT DAN BERMANFAAT
LOKASI DI JAWA TENGAH ( KENDAL,CILACAP,PEMALANG) masih ada 50 ha lahan yang sudah tertanami,tinggal m.o.u dengan investor
- lahan jabon,penjualan kayu jabon,bibit jabon,benih jabon,,,,kami pusatnya

Maret 8, 2010 / jual biji jabon

Tips Penanaman Jabon ,Bag 2

Berdasarkan pengalaman kami menanam jabon,ada hal yang perlu diperhatikan.dan juga hama yang muncul :
1.uret biasanya muncul bila intensitas hujan tinggi,funakan disinon 10g,bila furadan kurang
mengatasi
2.kunci penanaman ,bila dirasa tidak hujan setelah ditanam,siram segayung air.maka jabon akan
bertahan sampai 10 hari bila menunggu hujan
3.hama yang muncul setelah tanam sampai saat ini adalah,uret,busuk jamur(hujan tinggi),belalang
dan ulat,hama ini mudah diatasi dengan indektisida,fungisida,campurkan dengan perekat.
4.bila terpaksa dipangkas cabangnya,paling tidak 30 cm dari pangkal batang,menghindari air masuk ke batang utama.
5.bibit ,pilihlah yang berdaun hijau tua,batang hijau tua,jangan terkecoh jabon tinggi kayak lidi dan daunnya kuning.
6.hama yang muncul adalah ulat keket berduri,bisa disemprot atau diambil manual

sekian dulu,,

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.